Intangibility
berarti tidak berwujud, contohnya adalah pelayanan kepada tamu. Tidak seperti
produk fisik, pelayanan tidak dapat dilihat, dicicipi, dirasakan, didengar atau
dicium sebelum tamu membeli pelayanan tersebut atau dengan kata lain, tamu akan
mengalami kesulitan dalam mengevaluasi kualitasnya. Produk hotel termasuk dalam karakteristik intangibility
karena hotel lebih banyak menawarkan produk jasa untuk konsumennya dan produk
jasa tersebutlah yang lebih banyak dinilai konsumen untuk dijadikan feedback
ketika mereka merasakan jasa yang diberikan dari hotel tersebut. Selain itu
konsumen dapat dikatakan membeli jasa dari produk hotel ketika mereka sudah
mulai memasuki wilayah hotel tersebut, dimulai dari mereka melakukan reservasi
kamar, memasuki lobby, memulai check in, bermalam dihotel tersebut sampai
mereka check out dan keluar dari area hotel.
An undergraduated student from Hotel Administration Bandung Institute of Tourism class of 2017. Please call me Icha.
Komentar
Posting Komentar